Karawang| Insightjabarnusantara.Com- Pemdes Rengasdengklok utara Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang melaksanakan pembongkaran bangunan Pagar yang menghalangi saluran air.
Bangunan pagar tersebut, milik salah satu warga di RT.012.RW.002 di Dusun Cikangkung barat Desa Rengasdengklok utara Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang , Selasa, (23/06/2026)
Keberadaan bangunan pagar tersebut menyebabkan saluran air yang berada di perbatasan antara desa Rengasdengklok utara dan Desa Kertasari meluap dan kerap mengakibatkan banjir ke pemukiman warga saat hujan.
Pembongkaran dipimpin Kades Rengasdengklok utara H.Nana Suryana didampingi pengurus RT dan RW setempat. Sebelum dilakukan pembongkaran, pemilik telah diberikan surat tembusan
Kades Rengasdengklok utara Nana Suryana mengatakan pembongkaran bangunan pagar dilakukan. Mengingat keberadaan bangunan pagar tersebut mengambil sebagian lahan saluran air
“Keberadaan bangunan pagar ini sebenarnya sudah lama. Bahkan jauh sebelum saya menjabat menjadi kepala desa,” Ujar Nana Suryana, Selasa (23/06/206)
Dijelaskan Nana Suryana, pembongkaran terpaksa dilakukan demi kepentingan warga khususnya di RT.012, RW.002 Dusun Cikangkung barat
“Ini demi kepentingan warga, Mengingat di lokasi ini warga sering mengalami kebanjiran saat musim hujan. Akibat pagar berada di lahan saluran air, sehingga menyebabkan saluran air menyempit ,” ungkapnya
Kades Rengasdengklok utara Nana Suryana menghimbau, agar masyarakat tidak membangun berupa bangunan rumah maupun pagar melebihi batas tanah
“Kami imbau warga untuk tidak membangun bangunan rumah maupun pagar pembatas secara permanen ke saluran. Karena apabila banjir, semua kita yang rugi,” ungkapnya
Warga RT.012 RW, 002 mengapresiasi langkah yang dilakukan pemdes Rengasdengklok utara. Seperti yang dikatakan Acep ketua RW setempat mengaku rumahnya kerap kebanjiran.
“Alhamdulillah sekarang pagar sudah dibongkar dan saluran air kembali diperlebar, mudah – mudahan kedepan air bisa berjalan lancar dan tidak terjadi lagi banjir,” ucapnya.
Setelah dibongkar, Pemdes bersama warga gotong royong membersihkan sisa bangunan pagar dan membangun kembali tembok sebagai pembatas saluran air dan tanah warga.
Reporter : Endus

