KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com— Keluarga besar SDN Lemahmakmur III, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Selasa, 25 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan sekaligus menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah SAW kepada para siswa.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi lingkungan sekolah untuk mengingat kembali perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun kehidupan yang penuh kejujuran, kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Pihak SDN Lemahmakmur III menyampaikan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW penting untuk terus dikenalkan kepada peserta didik sejak dini. Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami berharap para siswa tidak hanya mengenal sejarah dan perjuangan Rasulullah, tetapi juga mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” demikian harapan keluarga besar SDN Lemahmakmur III.
Keteladanan tersebut antara lain tercermin melalui sifat siddiq atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau menyampaikan kebaikan, serta fathanah atau memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan.
Bagi dunia pendidikan, nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam membentuk karakter peserta didik. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap dan akhlak yang baik.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara guru, siswa dan seluruh keluarga besar sekolah. Suasana kebersamaan diharapkan dapat semakin memperkuat lingkungan pendidikan yang religius, harmonis dan penuh kepedulian.
Keluarga besar SDN Lemahmakmur III berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menebarkan kebaikan dan mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah SAW.
Dengan demikian, semangat Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi muda yang berkarakter, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
(Red)

