Jumat, Oktober 23, 2026

211 Calon Kades di Karawang Ikuti Seleksi CAT, DPMD Tegaskan Jaga Transparansi

KARAWANG | Insightjabarnusantara.Com – Sebanyak 211 calon kepala desa (cakades) mengikuti tahapan ujian akademik berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kampus Laboratorium Bersama Unsika II, Kabupaten Karawang, Jumat (9/10/2026). Penerapan sistem berbasis komputer ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan seleksi yang lebih transparan, objektif, serta meminimalkan peluang terjadinya kecurangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Drs. Muhamad Syaefulloh, menjelaskan bahwa pelaksanaan CAT merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Karawang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mendorong modernisasi proses seleksi calon kepala desa.

Menurut Syaefulloh, penggunaan teknologi dalam ujian tersebut merupakan pengembangan dari sistem seleksi daring yang sebelumnya telah diterapkan pada proses penjaringan calon kepala desa di sembilan desa.

Ia menyebutkan, perubahan metode ujian dari konvensional menuju sistem berbasis komputer sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Karawang yang mengusung tagline “Karawang Maju”.

“Dahulu pelaksanaan ujian masih menggunakan metode luar jaringan atau luring. Sekarang, kita berupaya menghadirkan sistem yang lebih modern dengan memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Untuk memastikan ujian berlangsung tertib dan sesuai prosedur, panitia menerapkan pemeriksaan identitas secara berlapis sebelum peserta diperbolehkan masuk ke ruang ujian.

Tahapan tersebut mencakup pencocokan nama peserta, kartu ujian, kartu tanda penduduk (KTP), formulir pendaftaran, serta kesesuaian foto. Setelah seluruh data dinyatakan sesuai, peserta memperoleh kode akses khusus untuk masuk ke akun ujian masing-masing.

Syaefulloh menerangkan, prosedur verifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keabsahan identitas peserta sekaligus mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan identitas maupun praktik perjokian.

Selain pemeriksaan administrasi, ruang ujian terlebih dahulu disterilkan dan disegel. Segel tersebut kemudian dibuka oleh Bupati Karawang pada pagi hari sebelum ujian dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga  Dalam Rangka Jumat Bersih, Kapolsek Rengasdengklok Pimpin Kegiatan Bersih-Bersih di Mushola Attaqwa

“Alhamdulillah, pelaksanaan hari ini berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Saya juga tidak masuk ke ruang ujian karena kewenangan teknis pelaksanaannya berada di pihak Unsika,” kata Syaefulloh.

Dalam ujian tersebut, setiap peserta dihadapkan pada 100 soal yang meliputi pengetahuan umum, Pancasila, serta materi seputar pemerintahan desa.

Untuk menjaga keamanan soal, panitia menerapkan pengacakan urutan pertanyaan sehingga susunan soal yang diterima peserta tidak selalu sama.

“Jumlahnya 100 soal dan urutannya diacak. Pertanyaan pada nomor pertama peserta satu bisa berbeda dengan peserta lainnya. Sistem ini diterapkan untuk mengantisipasi kebocoran soal,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa penggunaan perangkat komputer, termasuk tetikus atau mouse, dapat menjadi tantangan tersendiri bagi peserta yang belum terbiasa. Meski demikian, pelaksanaan ujian tetap mengikuti mekanisme teknis yang telah ditetapkan.

Sebagai bentuk keterbukaan kepada publik, proses ujian juga disiarkan melalui fitur siaran langsung atau live streaming di Instagram, sehingga masyarakat dapat memantau jalannya kegiatan.

Di tengah pelaksanaan seleksi, Syaefulloh turut menyampaikan adanya sejumlah calon kepala desa yang tidak mengikuti ujian. Di antaranya kandidat dari Desa Duren dan Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan.

Sementara itu, ketidakhadiran seorang kandidat bernama Piatna masih dalam proses konfirmasi untuk memastikan penyebabnya.

Terkait hasil ujian, DPMD Karawang selanjutnya menunggu pengolahan nilai yang dilakukan oleh tim Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Syaefulloh menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan intervensi terhadap proses penilaian. Langkah tersebut, menurutnya, penting untuk mempertahankan independensi penyelenggaraan serta memastikan hasil ujian diperoleh berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.

“DPMD Karawang tidak ikut campur dalam proses penilaian demi menjaga netralitas. Kami berupaya menjalankan seluruh tahapan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga  Peringati HUT ke-1 dan HUT Karawang ke-393, RSUD Rengasdengklok Gelar Sunatan Massal dan Donor Darah

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tes akademik atau tertulis merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon kepala desa berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Khusus bagi desa yang memiliki lebih dari lima kandidat, hasil tes akan menjadi salah satu komponen dalam mekanisme penilaian, bersama dengan persyaratan administrasi yang telah dipenuhi sebelumnya.

Melalui penerapan CAT, pemerintah daerah berharap proses seleksi calon kepala desa di Kabupaten Karawang dapat berlangsung semakin profesional, tertib, dan akuntabel.

Syaefulloh juga berharap inovasi tersebut menjadi langkah awal bagi pengembangan sistem seleksi yang lebih modern pada pelaksanaan pemilihan kepala desa berikutnya.

“Harapan kami, pelaksanaan CAT ini dapat membawa kemajuan dan mendorong munculnya inovasi baru yang lebih modern ke depannya,” pungkasnya.

(Red)

Artikel Lainnya

Berita Teratas

spot_img

Peristiwa

Populer

Muda, Berani, Berdampak: Chiciliawati dan Gerakan Literasi yang Menggema di Karawang

Karawang | Insightjabarnusantara.Com– Saat banyak remaja larut dalam layar...

Kapolsek Jalancagak Lepas peserta Komunitas Goes ulin Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80

Subang | Insightjabarnusantara.Com- Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-80,...

DLH Karawang Selidiki Penyebab Kematian Massal Ikan di Aliran Irigasi Karawang Barat

KARAWANG| Insightjabarnusantara.com– Warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Karawang...

Kinerja Polsek Jalan Cagak Di Apresiasi Masyarakat, Camat Kasomalang “Kapolsek Jalan Cagak Rajin Blusukan Gali Potensi.”

Subang | Insightjabarnusantara.Com- Kinerja Jajaran Polsek Jalan Cagak Polres...

Pendapatan Daerah Masih Lemah, Bupati Karawang Perintahkan Pemutihan PBG Gratis dan Pengawasan Ketat

KARAWANG | Insightjabarnusantara.com– Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar rapat rutin...