Subang | Insightjabarnusantara.Com– Anggota DPR RI Hj. Elita Budiati menyoroti maraknya aksi vandalisme yang merusak fasilitas publik dan estetika kota di Jawa Barat.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, legislator dari Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar itu menyampaikan keprihatinannya terhadap aksi coret-coret pada sejumlah sarana umum, termasuk tiang dan ornamen Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dibangun pemerintah untuk mempercantik kawasan perkotaan.
Dalam unggahannya, Elita menilai tindakan vandalisme tidak hanya merusak keindahan kota, tetapi juga mengabaikan fakta bahwa pembangunan fasilitas publik tersebut dibiayai dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
“Gubernur bekerja keras menata kota supaya indah, tetapi masih ada pihak yang merusaknya. Padahal fasilitas tersebut dibangun dari uang rakyat yang berasal dari pajak,” tulis Elita dalam unggahan yang diunggah sekitar 22 jam lalu, Minggu (7/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya foto salah satu ornamen PJU yang dipenuhi coretan vandalusme. Kondisi tersebut memicu keprihatinan karena fasilitas yang seharusnya mempercantik wajah kota justru mengalami kerusakan akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan penataan kawasan perkotaan melalui pembangunan dan revitalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) dekoratif di sejumlah ruas jalan strategis.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mempercantik ruang publik, meningkatkan keamanan pengguna jalan, sekaligus memperkuat identitas kawasan perkotaan di Jawa Barat.
Menurut berbagai publikasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pembangunan PJU dekoratif dilakukan untuk mendukung wajah kota yang lebih tertata, nyaman, aman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari infrastruktur publik yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersumber dari penerimaan pajak daerah dan sumber pendapatan sah lainnya.
Elita mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran warga untuk merawat dan melindungi aset bersama.
Sebagai anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Elita Budiati dikenal aktif menyuarakan berbagai isu pembangunan dan kepentingan masyarakat. Ia tercatat sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.
“Fasilitas publik adalah milik bersama. Menjaganya berarti menjaga hasil pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” demikian pesan yang tersirat dari unggahan tersebut.
Aksi vandalisme terhadap fasilitas umum sendiri dapat menimbulkan kerugian negara karena pemerintah harus mengalokasikan kembali anggaran untuk perbaikan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga sarana publik dinilai menjadi kunci agar pembangunan yang telah dilakukan dapat bertahan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Jawa Barat.
(Feri)

