KARAWANG | INSIGHTJABARNUSANTARA.COM – Dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan dan Penguatan Penyelenggaraan Pemilu bersama Partai NasDem Kabupaten Karawang.
Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Karawang, Jumat (30/10/2026), tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan partai politik guna mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, transparan, serta berintegritas.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Hj. Nuryamah dari Divisi Pencegahan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Saan Mustopa, serta Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, S.Ip., M.Ip
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nuryamah menegaskan pentingnya membangun kesadaran bersama mengenai pengawasan pemilu, khususnya dengan melibatkan partai politik sebagai salah satu elemen penting dalam sistem demokrasi.
“Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya pengawasan pemilu yang melibatkan berbagai elemen, termasuk partai politik sebagai salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi,” ujar Hj. Nuryamah.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai fungsi pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pihak dalam menjaga integritas setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2029.
Pengawasan pemilu dinilai tidak cukup hanya mengandalkan peran lembaga penyelenggara dan pengawas. Keterlibatan partai politik, peserta pemilu, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, kehadiran Saan Mustopa selaku anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem menjadi bagian dari forum dialog mengenai pentingnya penguatan penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Forum tersebut turut menyoroti perlunya membangun komunikasi yang konstruktif antara lembaga pengawas dan partai politik, terutama dalam meningkatkan pemahaman terhadap aturan serta mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Di sisi lain, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran partainya.
Keikutsertaan jajaran Partai NasDem Karawang dalam kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai mekanisme pengawasan dan ketentuan penyelenggaraan pemilu.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh elemen yang terlibat dalam proses demokrasi semakin memahami hak, kewajiban, serta tanggung jawab masing-masing dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, penguatan fungsi pencegahan menjadi salah satu aspek penting agar potensi pelanggaran dapat diminimalisasi sebelum memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu 2029.
Sinergi antara Bawaslu dan partai politik juga diharapkan mampu mendorong terciptanya proses demokrasi yang lebih terbuka, partisipatif, serta berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya diukur dari kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga dari sejauh mana seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Dengan adanya penguatan pengawasan dan peningkatan kesadaran bersama, Pemilu 2029 diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).
Pengawasan yang kuat, partisipasi masyarakat yang aktif, serta kepatuhan seluruh peserta pemilu terhadap aturan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan bermartabat.

