KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com– Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE., resmi membuka Motekar Preneur, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Karawang tersebut berlangsung hingga 12 September 2026.
Motekar Preneur menghadirkan 115 stand UMKM dan 30 stand industri yang memamerkan berbagai produk unggulan masyarakat Karawang. Produk yang ditawarkan meliputi kuliner, fesyen, kerajinan hingga berbagai produk industri.
Bupati Aep mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang bazar, tetapi juga menjadi ruang promosi sekaligus pemasaran bagi pelaku UMKM dan industri lokal.
“Ini bukan hanya sekadar bazar. Kita ingin UMKM Karawang semakin naik kelas, produknya semakin dikenal, dan tentunya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Aep saat membuka kegiatan.
Pemkab Karawang menargetkan omzet transaksi UMKM selama pelaksanaan Motekar Preneur dapat menembus Rp1 miliar.
Menurut Aep, target tersebut cukup realistis mengingat banyaknya produk yang ditampilkan serta antusiasme masyarakat terhadap produk lokal.
“Target kita omzet UMKM bisa mencapai Rp1 miliar selama kegiatan ini. Saya optimistis karena produk yang ditampilkan sangat beragam dan masyarakat juga kita ajak untuk berbelanja produk-produk UMKM Karawang,” katanya.
Aep menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya membuka ruang promosi dan pemasaran bagi produk-produk lokal.
Ia juga mengajak masyarakat Karawang untuk turut meramaikan Motekar Preneur dengan membeli dan menggunakan produk yang dihasilkan pelaku UMKM maupun industri lokal.
“Kalau bukan kita yang membeli dan menggunakan produk lokal, siapa lagi. Mari kita ramaikan Motekar Preneur dan bersama-sama kita dorong UMKM Karawang agar semakin maju, mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pelaksanaan Motekar Preneur diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM dan industri lokal di Kabupaten Karawang.
(Red)

