Subang| Insightjabarnusantara.Com– Rencana pembangunan sekaligus relokasi Pasar Pamanukan mendapat respons positif dari mayoritas pedagang. Sekitar 95 persen pedagang menyatakan setuju dan mendukung rencana pembangunan pasar rakyat modern yang diproyeksikan berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare.
Hal tersebut terungkap dalam rapat sosialisasi terkait rencana pembangunan dan relokasi Pasar Pamanukan yang berlangsung di Kantor UPTD DKUPP Pamanukan, Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., dengan dihadiri Kapolsek Pamanukan KOMPOL Dr. R. Jusdijachlan, S.H., M.M., CHRA, serta sejumlah unsur terkait.
Rapat turut dihadiri Kepala Dinas DKUPP Kabupaten Subang Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP, jajaran UPTD DKUPP Pamanukan, Sekmat Pamanukan, perwakilan Danramil, Panit Lantas IPTU Wawan Caswan, Panit 2 Reskrim AIPTU Syakur, Kanit Prov AIPTU Pendi, personel Intel BRIPKA Asep S, Kepala Desa Pamanukan, serta Ketua dan pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Pamanukan.
Dalam sosialisasi tersebut dibahas sejumlah rencana pembangunan pasar, di antaranya konsep pasar rakyat modern dengan bangunan dua lantai tipe B yang akan menempati area sekitar 3,3 hektare.
Selain membahas konsep pembangunan, pendataan ulang terhadap para pedagang juga menjadi salah satu perhatian utama. Para pedagang meminta agar proses pendataan dapat segera dilakukan dengan mekanisme yang jelas, terbuka, dan transparan.
Sementara itu, rencana pembiayaan pembangunan pasar tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Subang, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta kemungkinan kerja sama dengan pihak investor.
Dari hasil sosialisasi, mayoritas pedagang menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan dan relokasi pasar. Tidak ditemukan adanya penolakan yang signifikan selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Pamanukan KOMPOL Dr. R. Jusdijachlan menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kondusivitas selama seluruh tahapan rencana pembangunan maupun relokasi pasar.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah bersama pihak terkait diharapkan dapat terus melibatkan para pedagang dalam setiap tahapan agar proses pembangunan dan relokasi Pasar Pamanukan dapat berjalan secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
(A.hidayat)

