JAKARTA | Insightjabarnusantara.Com– Majlis Wibawa Nusantara hadir sebagai wadah yang mendorong pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan Nusantara, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta jati diri bangsa.Jumat (04/09/2026)
Mengusung semangat “Merawat Warisan Leluhur, Menjaga Alam, Menguatkan Jati Diri Bangsa”, Majlis Wibawa Nusantara memandang sejarah dan budaya sebagai bagian penting dalam membangun karakter masyarakat Indonesia.
Dalam narasi yang diusung, Nusantara disebut memiliki sejarah panjang dan beragam warisan peradaban yang mencerminkan nilai perjuangan, persatuan, kehormatan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Salah satu nilai budaya yang menjadi perhatian adalah falsafah Sunda silih asah, silih asih, silih asuh. Nilai tersebut dimaknai sebagai semangat untuk saling mencerdaskan, menyayangi, dan membimbing dalam kehidupan bermasyarakat.
Majlis Wibawa Nusantara juga menempatkan kawasan Pajajaran sebagai bagian dari perjalanan sejarah dan kebudayaan Sunda yang memiliki nilai penting untuk dikaji dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurut narasi yang disampaikan, pelestarian warisan leluhur tidak hanya dilakukan melalui pengenalan sejarah, tetapi juga dengan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kecintaan terhadap Indonesia, misalnya, dinilai dapat diwujudkan melalui upaya menjaga budaya, menghormati keberagaman, merawat lingkungan, serta mendorong lahirnya generasi yang memiliki ilmu dan karakter.
Selain aspek kebudayaan, kepedulian terhadap alam menjadi salah satu perhatian yang ditekankan. Lingkungan dipandang sebagai amanah yang perlu dijaga bersama agar dapat memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.
Majlis Wibawa Nusantara berharap nilai-nilai sejarah, budaya, ilmu, dan akhlak dapat menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang lebih harmonis.
Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam ajakan untuk membangun kembali wibawa Nusantara dengan tetap berakar pada sejarah, berpijak pada budaya, mencintai Indonesia, menjaga alam, serta menatap masa depan menuju peradaban yang lebih maju dan bermartabat.
Majlis Wibawa Nusantara membawa semboyan:
“Dari tanah Pajajaran untuk Indonesia, merawat warisan menuju kejayaan peradaban Nusantara.”
(Pian)

