BANDUNG| Insightjabarnusnatara.Com– Partai Perindo Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh menghadapi tahapan pemutakhiran data partai politik (parpol) berkelanjutan semester I tahun 2026. Hal ini ditegaskan menyusul Rapat Koordinasi yang digelar KPU Provinsi Jawa Barat di Bandung, Senin (22/6).
Rapat yang dihadiri perwakilan 14 partai politik ini membahas krusialnya pemutakhiran data melalui sistem SIPOL, mencakup aspek kepengurusan, keterwakilan perempuan 30%, keanggotaan, hingga domisili kantor. KPU Jabar menekankan batas verifikasi semester I jatuh pada akhir Juni 2026.
Bawaslu Jabar menyoroti tantangan penting, mulai dari sentralisasi data di tingkat pusat, urgensi pemenuhan kuota 30% perempuan, hingga penanganan pencatutan nama anggota dan sengketa dualisme internal partai. Sementara itu, Bakesbangpol Jabar meminta partai untuk proaktif melaporkan perubahan data kepengurusan.
Menanggapi arahan tersebut, Wakil Ketua II DPW Partai Perindo Jawa Barat, Dede Haryadi, memastikan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi dan penguatan organisasi yang solid.
“Partai Perindo Jawa Barat telah melakukan persiapan matang. Kami memperkuat kesiapan kelembagaan hingga tingkat DPD dan DPC. Secara administratif, kepengurusan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat telah terbentuk dan siap mengikuti seluruh tahapan verifikasi yang ditetapkan,” ujar Dede.
Dede menambahkan bahwa koordinasi ini memberikan pemahaman komprehensif bagi partai politik dalam menyongsong tahapan administrasi hingga verifikasi faktual ke depan. Perindo Jabar berkomitmen menjaga integritas data keanggotaan dan kepengurusan demi memastikan kelancaran seluruh proses demokrasi mendatang.
(Red)

