Rabu, Juni 10, 2026

Presiden Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Siap Hadapi Tantangan Global

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan global dibandingkan banyak negara lain. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

“Dan sekarang kita sudah swasembada pangan. Di mana banyak negara menghadapi kesulitan, kita sudah lebih siap,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa dan menjadi salah satu produsen berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan dunia. Menurutnya, kekuatan tersebut harus menjadi modal untuk menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Kita sudah mengerti kekayaan kita luar biasa. Kita adalah salah satu produsen terbesar komoditas-komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern yang dibutuhkan oleh teknologi tinggi. Kita salah satu produsen terbesar mineral-mineral penting, tembaga, timah, emas, logam tanah jarang. Kita produsen kelapa sawit, batu bara, nikel, komoditas-komoditas pertanian lainnya yang sangat penting,” kata Presiden.

Meski demikian, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kekayaan yang dimiliki Indonesia harus terus dioptimalkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Pembangunan ekonomi, menurut Presiden Prabowo, harus berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, termasuk bagi petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga produksi dan pasokan pangan nasional.

Baca Juga  Menhan Sjafrie Pimpin Rapat Dewan Pengarah BIM, Bahas Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Perkuat Industri Strategis Nasional

“Petani kita harus memperoleh pupuk yang tepat waktu dan harga yang benar,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penguatan ketahanan pangan nasional menjadi bagian penting dari strategi transformasi bangsa yang saat ini dijalankan pemerintah. Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan penguatan hilirisasi sumber daya alam, koperasi, dan pembangunan ekonomi desa.

“Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa. Strategi kita sejatinya adalah transformasi menjadi haluan yang sejalan dengan Pancasila. Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam. Kita membangun ketahanan pangan nasional. Kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa,” kata Presiden.

Menurut Presiden Prabowo, pembangunan harus memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat dari kemajuan ekonomi nasional. Karena itu, penguatan sektor-sektor produktif, termasuk pertanian, menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

“Tidak ada negara yang merdeka tanpa kemakmuran. Kita tidak mau jadi bangsa yang tergantung oleh bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Melalui peningkatan produksi, optimalisasi lahan, modernisasi pertanian, serta penguatan kesejahteraan petani, Indonesia diharapkan mampu menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Artikel Lainnya

Berita Teratas

spot_img

Peristiwa

Populer

Askun Desak Sekda Karawang Bertindak Tegas terhadap ASN yang Diduga Bolos Kerja

KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com- Salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Karawang...

Tingkatkan Kondusifitas, Kapolsek Sambang silaturrahmi Bersama Kepala Desa Medang asem Kec.Jayakerta

Karawang | Insightjabarnusantara.com - Dalam rangka meningkatkan Kondusifitas di...

Penghentian Izin Perumahan di Jawa Barat Dinilai Perlu Seimbangkan Mitigasi Bencana dan Kepastian Investasi

Karawang| Insightjabarnusantara.Com– Wacana penghentian izin pembangunan perumahan di sejumlah...

DLH Karawang Selidiki Penyebab Kematian Massal Ikan di Aliran Irigasi Karawang Barat

KARAWANG| Insightjabarnusantara.com– Warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Karawang...

DLH Karawang Gaungkan Semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Ajak Masyarakat Bergerak untuk Iklim

KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com– Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia...