KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com— Malam puncak Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Karawang Tahun 2026 berlangsung meriah di Hotel Mercure Karawang, Sabtu malam, 12 September 2026, Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., secara resmi membuka ajang pemilihan putra-putri terbaik Kabupaten Karawang yang mengusung tema “Nonoman Singaperbangsa Tandang, Midang keur Karawang.”
Sebanyak 12 pasang finalis berhasil melaju ke babak grand final setelah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari proses pendaftaran hingga penyisihan di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka 2026. Ia juga memberikan penegasan terkait proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri.
Bupati memastikan tidak ada intervensi dalam menentukan para pemenang. Menurutnya, hasil akhir sepenuhnya ditentukan berdasarkan kemampuan, potensi, dan penilaian objektif dari para finalis.
“Para finalis, adik-adik kita, jangan khawatir. Sama sekali tidak ada yang namanya intervensi. Saya yakinkan dan saya pastikan tidak ada. Jadi ini betul-betul pilihan,” tegas Bupati Aep.
Ia juga meminta para finalis maupun orang tua untuk tidak merasa cemas terhadap hasil penilaian. Bupati menyerahkan proses tersebut sepenuhnya kepada dewan juri yang dinilai memiliki integritas dan profesionalisme.
“Dewan juri memiliki integritas yang sangat luar biasa, memiliki komitmen yang sangat luar biasa, tentunya penilaian-penilaian yang memang secara akurat dan penilaiannya sangat baik,” ujarnya.
Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Karawang tidak hanya menjadi ajang untuk memilih sosok terbaik dari kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan serta melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal Karawang.
Para Mojang dan Jajaka yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda Karawang sekaligus duta daerah dalam mempromosikan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, serta berbagai keunggulan Kabupaten Karawang.
Dengan mengusung semangat “Nonoman Singaperbangsa Tandang, Midang keur Karawang”, para finalis diharapkan tidak hanya memiliki penampilan yang baik, tetapi juga wawasan, kemampuan komunikasi, kepribadian, kepedulian terhadap budaya, serta komitmen untuk berkontribusi bagi daerah.
Sumber: Disparpora Karawang / Prokompimkab Karawang

