Minggu, September 27, 2026

Karawang Urban Culture Vol. 2 Padukan Seni Urban dan Dorong Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar

KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com– Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Karawang Urban Culture Vol. 2 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Karawang, Jumat (11/9/2026).

Selain menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya, kegiatan ini turut menjadi ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga 10 September 2026, akumulasi omzet penjualan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut tercatat mencapai Rp1.160.233.985.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang menggabungkan unsur kebudayaan, kreativitas, dan ekonomi masyarakat tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi lokal.

Karawang Urban Culture Vol. 2 mengusung semangat masyarakat Karawang yang Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif (MOTEKAR).

Berbagai pertunjukan disuguhkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari musik modern, komedi, musik Islami, tarian Bollywood, barongsai, tari tradisional dari sanggar lokal, hingga kolaborasi musik daerah.

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mengatakan perkembangan budaya perkotaan tidak dapat dilepaskan dari perubahan Karawang yang terus berkembang, termasuk transformasi daerah dari salah satu lumbung padi nasional menjadi kawasan industri strategis.

Menurutnya, perkembangan tersebut turut melahirkan dinamika budaya urban yang semakin beragam di tengah masyarakat.

“Keterlibatan bazar UMKM hingga stand di Lapangan Karangpawitan menegaskan komitmen bersama bahwa kebudayaan dan ekonomi kreatif harus saling menguatkan,” ujar Maslani.

Ia menilai kolaborasi antara kebudayaan dan ekonomi kreatif menjadi salah satu langkah penting dalam membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian.

Sementara itu, capaian omzet UMKM yang menembus lebih dari Rp1,16 miliar menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan berbasis budaya dapat memberikan ruang ekonomi bagi para pelaku usaha lokal.

Baca Juga  Pemerintah Tegaskan Komitmen Perang Melawan Korupsi, Silmy Karim Resmi Diberhentikan dari Jabatan Wamen Imipas

Dengan demikian, Karawang Urban Culture Vol. 2 tidak hanya menjadi panggung bagi ekspresi seni dan budaya masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan kreativitas dengan potensi ekonomi lokal.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pun diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan pemerintah, pelaku UMKM, komunitas seni, serta masyarakat secara luas.

(Red)

Artikel Lainnya

Berita Teratas

spot_img

Peristiwa

Populer

Muda, Berani, Berdampak: Chiciliawati dan Gerakan Literasi yang Menggema di Karawang

Karawang | Insightjabarnusantara.Com– Saat banyak remaja larut dalam layar...

Kapolsek Jalancagak Lepas peserta Komunitas Goes ulin Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80

Subang | Insightjabarnusantara.Com- Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-80,...

DLH Karawang Selidiki Penyebab Kematian Massal Ikan di Aliran Irigasi Karawang Barat

KARAWANG| Insightjabarnusantara.com– Warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Karawang...

Kinerja Polsek Jalan Cagak Di Apresiasi Masyarakat, Camat Kasomalang “Kapolsek Jalan Cagak Rajin Blusukan Gali Potensi.”

Subang | Insightjabarnusantara.Com- Kinerja Jajaran Polsek Jalan Cagak Polres...

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Personil Polsek Rengasdengklok Monitoring Pertumbuhan Lahan Jagung

Karawang| Insightjabarnusantara.Com-  Jajaran Personil Kepolisian sektor Rengasdengklok Polres Karawang...