KARAWANG | Insightjabarnusantara.Com— Sebanyak 65 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Perumahan Griya Mas Lestari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM agar memiliki legalitas usaha serta memahami pentingnya administrasi dalam pengembangan usaha. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sinergi antara mahasiswa STIE Budi Pertiwi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkopukm) Kabupaten Karawang yang diwakili oleh Pendamping Mentorship.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan terkait proses pembuatan NIB serta pemahaman mengenai manfaat legalitas usaha bagi keberlangsungan dan pengembangan UMKM.
Pendamping Mentorship Disperindagkopukm Kabupaten Karawang turut memberikan arahan kepada peserta agar pelaku usaha tidak hanya fokus pada kegiatan produksi dan pemasaran, tetapi juga memperhatikan aspek legalitas sebagai bagian penting dalam menjalankan usaha.
“Legalitas usaha merupakan salah satu langkah penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Dengan memiliki NIB, pelaku usaha memiliki identitas dan legalitas yang dapat menjadi salah satu pendukung dalam mengakses berbagai program pemerintah maupun peluang pengembangan usaha,” ujar Pendamping Mentorship Disperindagkopukm.
Sementara itu, keterlibatan mahasiswa STIE Budi Pertiwi menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di lingkungan permukiman.
Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 65 pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh kemudahan dalam proses legalisasi usaha sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya tertib administrasi.
Kegiatan sosialisasi dan pembuatan NIB ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM di Perumahan Griya Mas Lestari untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pembinaan, serta membuka peluang yang lebih besar dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Sinergi antara mahasiswa STIE Budi Pertiwi dan Disperindagkopukm Kabupaten Karawang tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekosistem usaha masyarakat di Kabupaten Karawang.

