KARAWANG| Insightjabarnusantara.Com – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran aparatur desa, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), serta unsur TNI dan Polri dari wilayah Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, dan Cibuaya, Kabupaten Karawang, bersinergi melaksanakan kegiatan ronda malam di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus.
Kegiatan pengamanan lingkungan tersebut dilaksanakan di tiga titik, yakni Totoang Cilutung, Totoang Kampungsawah–Bolang, serta Totoang Malangsari–Jayakerta.
Ronda malam bersama ini menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab seluruh elemen pemerintahan serta aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya pada malam hari.
Pada titik pertama, yakni Totoang Cilutung, kegiatan ronda malam melibatkan anggota Linmas dan aparatur Desa Jayakerta, Linmas dan aparatur Desa Sukasari, serta unsur TNI.
Sementara itu, pada titik kedua, yakni Totoang Kampungsawah–Bolang, pengamanan dilakukan oleh Linmas dan aparatur Desa Kutamakmur, Linmas dan aparatur Desa Kampungsawah, dengan dukungan unsur TNI dan Polri.
Adapun pada titik ketiga, yakni Totoang Malangsari–Jayakerta, kegiatan pengamanan melibatkan Linmas dan aparatur Desa Jayamakmur serta Linmas Desa Malangsari.
Keterlibatan sejumlah pemerintahan desa dari tiga wilayah kecamatan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menjaga keamanan lingkungan tanpa memandang batas administratif wilayah.
Menariknya, kegiatan ronda malam di kawasan Totoang Kampungsawah–Bolang turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kutamakmur, Hj. Juhariah, yang memimpin jajaran aparatur desa dan anggota Linmas dalam melaksanakan pengamanan lingkungan.
Kehadiran kepala desa di tengah petugas ronda menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah desa terhadap upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kades Kutamakmur Hj. Juhariah menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ronda malam bersama ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kami tidak ingin memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, khususnya pada malam hari. Oleh karena itu, sinergi antara aparatur desa, Linmas, TNI, Polri, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Hj. Juhariah.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarwilayah, terutama di kawasan perbatasan desa dan kecamatan yang memiliki akses jalan penghubung.
“Keamanan masyarakat tidak mengenal batas wilayah desa maupun kecamatan. Ketika kita bersatu dan saling menjaga, insyaallah potensi tindak kejahatan dapat diminimalisir. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sesaat, tetapi menjadi agenda berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Hj. Juhariah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Linmas, aparatur desa, serta jajaran TNI dan Polri yang telah meluangkan waktu untuk menjaga keamanan masyarakat.
Sementara itu, Staf Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Jayakerta, Muhamad Ris, memberikan apresiasi terhadap kekompakan jajaran aparatur desa dan petugas keamanan dari tiga kecamatan yang bersama-sama melaksanakan kegiatan ronda malam.
Menurutnya, pengamanan di tiga titik tersebut merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kekompakan seluruh jajaran Linmas, aparatur desa, serta unsur TNI dan Polri yang telah bersinergi menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan ronda malam di tiga titik ini merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, terutama tindak kejahatan yang rawan terjadi pada malam hari,” ungkap Muhamad Ris.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kecamatan merupakan langkah positif yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.
“Sinergitas antara Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, dan Cibuaya menjadi bukti bahwa menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh pemerintah desa dapat terus mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam dan meningkatkan koordinasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan,” jelasnya.
Muhamad Ris juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas keamanan, tetapi turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan malam hari. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan aparatur desa, petugas keamanan, maupun pihak kepolisian. Jangan melakukan tindakan main hakim sendiri. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan ronda malam gabungan tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) melalui kolaborasi pemerintah desa, Linmas, TNI, Polri, dan masyarakat.
Keberadaan petugas ronda di titik-titik penghubung antarwilayah diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, pembegalan, maupun gangguan keamanan lainnya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan koordinasi antaraparatur desa di wilayah Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, dan Cibuaya.
Dengan terbangunnya kerja sama lintas wilayah, diharapkan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga sehingga warga merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
(Red/IJN)

